Wednesday, January 6, 2016

Topologi



Topologi Star dan Extended Star
   
            1.       Topologi Star
       Topologi Star memiliki karakteristik sebagai berikut :

  • Setiap node berkomunikasi langsung dengan central node, traffic data mengalir dari node ke central node dan kembali lagi

  • Mudah dikembangkan karena setiap node hanya memiliki kabel yang langsung terhubung ke central node



  • Keunggulannya adalah jika salah satu kabel node terputus maka yang lainnya tidak akan terganggu

  • Dapat digunakan kabel yang "Lower grade“ karena hanya menangani satu traffic node, biasanya digunakan kabel UTP.

Kelebihan jaringan yang menggunakan topologi star adalah sebagai berikut :

  • Jaringan mudah untuk dikembangkan, dengan cara menarik kabel menuju konsentrator

  • Jika terdapat salah satu kabel yang menuju node putus, tidak akan mempengaruhi jaringn secara keseluruhan.

  • Kontrol manajemen lebih mudah karena semuanya terpusat kesatu titik pusat (sentralisasi).

     Adapun kelemahan topologi jaringan star adalah sebagai berikut :
  • Jika sentral (konsentrator) rusak,semua komputer dalam jaringan tidak dapat berfungsi

  • Jika pengiriman data secara bersamaan waktunya, dapat terjadi collision (tabrakan data)

          2.       Topologi Extended Star

Topologi extended star merupakan perkemabangan lanjutan dari topologi star dimana karakteristiknya tidak jauh berbeda dengan topologi star, yaitu sebagai berikut :

  • Setiap node (komputer atau perangkat lain yang dihubungkan dalam suatu jaringan dan mampu menjalin komunikasi dengan anggota lain dalam jaringan tersebut) berkomunikasi langsung dengan subnet (cabang dari sentral node), sedangkan subnet berkomunikasi dengan central node. Traffic data mengalir dari node ke subnodee lalu diteruskan ke central node dan kembali lagi.

  • Digunakan pada jaringan yang besar dan membutuhkan penghubung yang banyak atau melebihi dari kapasitas maksimal penghubung.



Keunggulannya adalah jika salah satu subnode terputus,maka subnode yang lainnya tidak terganggu, tetapi apabila central node terputus maka semua node disetiap subnode akan terputus.
Kelemahannya juga tidak dapat digunakan kabel “Lower grade” karena hanya menangani satu traffic.

No comments:

Post a Comment