Cara kerja Bluetooth
Bluetooth beroperasi dalam pita frekuensi 2,4 GHz ( antara 2,402 GHz sampai 2,480 GHz ) yang mampu menyediakan layanan komunikasi data dan suara secara real - time antara host to host bluetooth dengan jarak layanan yang terbatas.
Bluetooth berupa card yang berbentuk dan fugnsinya sama dengan card yang digunakan untuk Wireless Local Area Network ( WLAN ) dimana menggunakan frekuensi radio standar IEEE 802.11, hanya saja pada bluetooth mempunyai jangkauan jarak yang lebih pendek dan kemampuan transport yang lebih rendah.
Bluetooth berupa card yang berbentuk dan fugnsinya sama dengan card yang digunakan untuk Wireless Local Area Network ( WLAN ) dimana menggunakan frekuensi radio standar IEEE 802.11, hanya saja pada bluetooth mempunyai jangkauan jarak yang lebih pendek dan kemampuan transport yang lebih rendah.
Cara kerja Hardisk
Hardisk merupakan piranti penyimpanan sekunder, dimana data disimpan sebagai magnetik pada piringan metal yang berputar dan terintegrasi atau dapat diartikan dengan cakram keras. Data disimpan dalam lingkaran konsentris yag disebut track. Tiap track dibagi menjadi beberapa segmen yang disebut sektor untuk operasi baca tulis data dari dan kepiringan.
Hardisk menggunakan head untuk melakukannya, head inilah yang selanjutnya bergerak mencari sektor - sektor tertentu untuk dilakukan operasi terhadapnya. Waktu yang diperlukan untuk mencari sektor disebut seek time. Setelah menemukan sektor yang diinginkan, maka head akan berputar untuk mencari track, waktu untuk mencari track uni disebut latency.
Hardisk merupakan media penyimpanan yang didesain untuk menyimpan data dalam kapasitas yang besar, hal ini dilatar belakangi adanya program aplikasi yang tidak memungkinkan berbeda dalam satu disket dan juga membutuhkan media penyimpanan berkas yang sangat besar, misalnya data base suatu instansi. Tidak hanya itu hardisk juga diharapkan bisa diimbangi dalam kecepatan aksesnya. Kecepatan hardisk bila dibandingkan dengan kecepatan disket biasa sangatlah jauh. Karena hardisk mempunyai mekanisme yang berbeda dari teknologi bahan yang lebih baik daripada disket biasa.
Data yang disimpan dalam hardisk tidak akan hilang ketika tidak diberi tegangan listrik. Dalam suatu hardisk biasanya terdapat lebih dari satu piringan untuk memperbesar kapasitas daya yang dapat ditampung.
Adapun kapasitas hardisk tergantung pada vendor yang mengeluarkan seperti :
- Inegrated Device Electronocs ( IDE ) yang memiliki pilihan kapasitas sebesar 10, 20,40. 80, 160, 180, 250 dan 350 GB.
- Serial Advanced Technology Attachment ( SATA ) yang memiliki bebrapa pilihan kapasitas seperti 80, 120, 160, 250, 320, 500 GB bahkan ada yang 1 dan 2 TB.
- Small Computer System Intervace ( SCSI ) yang memiliki pilihan kapasitas sebesar 160, 250, 320, 500 GB, 1 TB, 2 TB dan 5 TB.
Sekian semoga bermanfaat. Wassalamu'alaium


No comments:
Post a Comment