Pengertian Administrasi
Server
Administrasi server adalah sebuah pelayanan
yang khusus dibuat untuk melayani (client).
Adapun tugas dan tanggung jawab sebagai
seorang administrasi server yaitu :
- Membuaat Server
- Memperbaiki
- Mengelola Server
1. Membangun server
Adapun tahapan – tahapan membangun sebuah
server yaitu ;
a.
Analisa kebutuhan
Sebelum membuat sebuah server kita harus
menganalisa atau memperkirakan kebutuhan – kebutuhan apa saja yang harus kita persiapkan,
seperti ;
- Hardware
Sebelum membuat sebuah server kita harus
mengenal dahulu jaringan atau server yang akan kita buat, terutama hardware
yang cocok untuk jaringan kita nantinya.
- Aktivitas Jaringan
Hal penting yang selanjutnya yang harus
kita fikirkan sebelum membuat sebuah server yaitu aktivitas atau kesibukan
jaringan kita, sesibuk apakah jaringan yang akan kita buat nantinya itupun akan
menjadi pertimbangan kita saat kita akan membangun sebuah server.
- Jumlah Pengguna
Selanjutnya yaitu jumlah pengguna yang
akan menggunkan jaringan yang akan kita bangun, itupun menjadi sebuah
pertimbangan saat kita akan membangun sebuah server.
- Skalabilitas
Factor skalabilitas atau waktu kedepan pun
merupakan factor yang harus kita fikirkan dengan baik
- Titik Penyebaran
Titik peyebaran merupakan titik – titik
jaringan kita yang harus kita perhatikan dan fikirkan karena titik penyebaran
pun sangat berpengaruh saat jaringan akan kita perbesar atau kita kembangkan.
- Software
Software merupakan hal atau unsur jaringan
yang wajib kita fikirkan dan kita perhatikan dengan baik, karena software
merupakan unsur tepenting yang ada di sebuah jaringan. Adapun cara memilih
software dengan baik yaitu dengan melihat beberapa kriteria sebagai berikut :
- Jaminan
- Kontinuitas
- Keamanan
- Kehandalan
b.
Penyajian
Laporan
Adapun contoh penyajian laporan seorang
administrasi sever yaitu sebagai berikut :
Hardware
|
Spesifikasi
|
Biaya
|
RAM
|
16 GB
|
Rp. 1.000.000
|
Hardisk
|
16 TB
|
Rp. 8.000.000
|
CPU Clock
|
5,6 GHz
|
Rp. 3.000.000
|
Perangak IO
|
Non blocking, 1
TBps
|
Rp. 1.000.000
|
UP Time
|
24 x 7 x 4 x 52
|
-
|
Power
|
440 v
|
Rp. 500.000
|
Kemampuan Optimal
Software
|
Merk
|
Biaya
|
Web Server
|
Apache 2.0
|
-
|
Data Base Server
|
Postgre QL
|
-
|
FTP Server
|
Gloria FTP
|
-
|
Jumlah pengguna : 2000 / hari
Aktivitas : Unggah, unduh, dan validasi data
Transaksi Data : 250 Transaksi / menit
c. Uji Coba
Tahap inilah tahap yang tak boleh
dilewatkan oleh seorang administrasi server. Tujuannya agar kita mengetahuai
kemampuan optimal dan kemampuan minimal jaringan kita.
d. Menerapkan
Tahap inilah tahap terakhir dalam
membangun sebuah server, karena kalau kita sudah menerapkan sebuah jaringan
berarti kita sudah berhasil membuat sebuah jaringan.
2. Memperbaiki
Adapun alat – alat yang harus diperbaiki
oleh seorang administrasi server yaitu :
a. Media, yaitu kabel dan
nirkabel
b. Hardware external server,
yaitu NIC, router, switch dan lain sebagainya
c. Hardware internal server,
yaitu RAM, processor, hardisk dan motherboard
d. Konfigurasi server, yaitu
software
e. ApliKasi server, yaitu
aplikasi yang ada pada sever seperti Apache
f.
Aplikasi local, yaitu
software yang tidak berhubungan dengan server.
3. Mengelola
Nah, ini dia tugas terakhir dari seorang adminstrasi sever yaitu mengelola jaringan yang telah kita bangun sendiri. Adapun rangkaian tugas – tugas yang berada saat mengelola ringan yaitu :
a. Troubleshooting
Troubleshooting yaitu memperbaiki jaringan
secara langsung jika ada suatu masalah yang mendesak di jaringan kita.
b. Keamanan
c. Back Up
Melakukan back up merupakan kegiatan yang
sangat penting bagi seorang administrasi server, karena sebelum kita melakukan
pembaruan (up to date) kita harus melakukan back up terlebih dahulu, karena
apabila aplikasi yang telah kita up date ternyata lebih simple atau lebih
nyaman yang lama kita hanya tinggal melakukan back up. Itulah kenapa harus dilakukan
sebelum melakukan pembaruan.
d. Perbaruan
Setelah melakukan back up kita baru
melakukan pembaruan (up date). Emang kenapa sih kita harus up date ? Ingat !
penting bagi seorang administrasi server melakukan pembaruan karena seorang
administrasi sever tidak boleh ketinggalan zaman, apalagi menyangkut keamanan
jaringan kita, kita harus terus pantau web yang bertanggung jawab terhadap
keamanan kita, karena jika sebuah aplikasi keamanan telah meng up grade ke
versi yang terbaru biasanya versi yang lama sudah terbobol oleh seorang crecker
atau seorang hacker. Untuk itulah penting bagi kita untuk meng up date jaringan
kita.
e. Inetegrasi teknologi
Tidak hanya software yang harus di perbarui
tetapi hardware pun harus selalu di up grade oleh seorang administrasi server,
baik itu dalam versi nya yang bertambah ataupu dari teknologinya yang sedang
trend.
f.
Manajemen
Data
Seorang admnistrasi sever juga bertugas
memanage data yang ada pada jaringan yang menjadi tanggung jawabnya. Biasanya
seorang administrasi server memanage data dengan menggunakan protocol SNMP (Simple
Network Management Protocol). Dibawah ini adalah simulasi dimana seorang
adminstrasi server mengelola dengan simple management protocol.
g.
Penyajian Laporan
Tugas terakhir seorang admisitrsi server
yaitu menyajikan laporan kegiatan yang ada di jaringan kita, kedengerannya
emang sulit tapi sebenernya tidak terlalu sulit bagi seorang adminstrasi server
untuk menyajikan sebuah laporan, hanya tnggal menggunkan protocol untuk
memanage data yaitu Simple Network Management Protocol.
Just it from me, thanks. Wassalamu'alaikum.
No comments:
Post a Comment