IDENTIFIKASI ANCAMAN JARINGAN
- Denial Of Services ( DOS )
salah satu ancaman kemanan jaringan
yang membuat layanan jaringan jadi mampet ( membuat jaringan tak bias akses ).
Dengan cara mengirim paket data dalam jumlah yang sangat besarterhadap suatu
server. Bentuk lain serangan DoS yaitu dengan memanfaatkan telah diketahuinya
celah yang rentan dari suatu operating system, layanan – layanan atau aplikasi
– aplikasi. Eksploitasi terhadap celah atau titik rentan ini bias menyebabkan
system crash aatau pemakaian 100% CPU.
Contoh
dari Dos yaitu :
- Distributed Denial of Services ( DDoS )
Terjadi
saat penyerang berhasil mengkompromi beberapa layanan system dan menggunakannya
sebagai pusat untuk menyebarkan serangan terhadap korban lain.
- Distributed Relective Denial of Services ( DRDoS )
Memnfaatkan
operasi normal dari layanan internet seperti protocol – protocol update DNS dan
router. DRDoS ini menyerang fungsi dangan mengirimkan update, sesi dalam jumlah
yang sangat besar kepada berbagai macam layanan server atau router dengan
menggunakan address spoofing pada korban.
- Sync
Serangan keamanan jaringan dengan membanjiri
sinyal sync pada system yang menggunakan protocol TCP/IP dengan melakukan
inisiasi sesi komunikasi.
- Smurf Attack
Serangan
keamanan dengan bentuk smurf attack terjadi ketika sebuah server digunakan
dengan mebanjiri korban dengan data sampah yang tidak bergua, server atau
jaringan yang dipakai menghasilkan respons paket yang banyak seperti ICMP ECHO
PAKET atau UDP paket dari satu paket yang dikirim. Serangan yang umum adalah
dengan cara mengirimkan broadcast ini, sehingga setiap nose akan merespon balik
dengan satu atau lebih paket respon.
- Ping of Death
Serangan
ping yang oversize. Dengan menggunakan tool khusus, penyerang dapatmengirimkan
paket ping oversize yang banyak sekali kepada korbannya. Dalam banyak kasus
system yang diserang mencoba memproses data tersebut, error tejadi sehingga
menyebabkan system crash, freeze atau reboot. Ping of death ni tak lebih dari
semacam serangan buffer overflow akan tetapi karena system yang diserang seing
menjadi down, maka disebu DoS attack.
Streaming
attack
Terjadi
ketika banyak jumlah paket yang besar dikirim menuju keport pada system korban
menggunakan sumber nomor yang random.
- Spoofing
Seni untuk
mejelma menjadi sesuatu yang lain. Spoofing attack terdiri dari ip address dan
node source atau tujuan yang lain.
- Serangan Man in the Middle
Serangan
keamanan jaringan yang terjadi ketika user perusak dapat diposisikan diantara
lik komunikasi.
- Dengan jalan meng copy atau menyusup traffic antara 2 party, hal ini pada dasarnya merupakan serangan penyusup.
- Para penyerang memposisikan dirinya dalam garis komunikasi dimana dia bertindak sebagai proxy atau mekanisme store and forward.
- Spamming
Spam yang
umum dijabarkan sebagai email yang tidak diundang ini, newsgroup atau pesan
diskusi forum. Spam ini bias merupakan iklan dari vendor atau bias berisi kuda
Trojan. Spam pada umumnya bukan merupakan serangan keamanan jaringan akan
tetapi hamper mirip DoS.
- Sniffer
Merupakan
kegiatan user perusak yang ingin mendapatkan inforamsi tentang jaringan atau
traffic lewat jaringan tersebut, suatu sniffer sering merupakan program
penangkap paket yang bisa menduplikasi isi paket yang lewat media jaringan
kedalam file. Serangan sniffer sering difokuskan pada koneksi awal antara
client dan server untuk mendapat logon credensial, kunci rahasia, password dan
lainnya.
- Crackers
User
perusak yang bermaksud enyerang suatu system atau seseorang. Creckers biasanya
termotivasi atas ego, power atau ingin mendapatkan pengakuan.
Itulah
macam – macam ancaman yang ada dijaringan yang biasa menyerang jaringan, semoga
bermanfaat dan terima kasih. Wassalamu’alaikum.
No comments:
Post a Comment